Polres Garut Terapkan One Way di Jalur Bandung-Garut
radarbandung.web.id Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur utama Bandung–Garut. Lonjakan arus lalu lintas terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk bepergian.
Garut menjadi salah satu destinasi favorit di Jawa Barat, baik untuk wisata alam, kuliner, maupun kegiatan ziarah. Tingginya volume kendaraan yang keluar dari pusat kota dan kawasan wisata membuat jalur utama menuju Bandung mengalami perlambatan cukup panjang.
Untuk mencegah kemacetan total, pihak kepolisian menerapkan sistem satu arah atau one way pada ruas jalan tertentu. Kebijakan ini bertujuan menguras arus kendaraan yang mengalir deras dari arah Garut menuju Bandung.
One Way Diterapkan Setelah Antrean Mencapai Beberapa Kilometer
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Garut, Ipda M. Adi Kurniawan, menjelaskan bahwa penerapan sistem satu arah dilakukan setelah petugas memantau adanya kepadatan signifikan.
Antrean kendaraan dilaporkan mencapai kurang lebih lima kilometer. Kondisi ini dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat yang berwisata dan kembali menuju Bandung pada waktu yang bersamaan.
Menurut pihak kepolisian, jika tidak segera dilakukan rekayasa lalu lintas, kepadatan bisa semakin parah dan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang yang sulit terurai.
Karena itu, one way menjadi salah satu strategi paling efektif untuk mempercepat pergerakan kendaraan di jalur utama.
Strategi Pengurasan Arus untuk Menjaga Kelancaran
Polres Garut menjalankan strategi yang disebut sebagai pengurasan arus. Sistem ini dilakukan dengan memfokuskan pergerakan kendaraan hanya ke satu arah dalam periode tertentu.
Dengan cara tersebut, kendaraan yang menumpuk dapat bergerak lebih lancar tanpa harus berhadapan dengan arus dari arah berlawanan.
Petugas lalu lintas ditempatkan di berbagai titik hambatan untuk memastikan kendaraan tetap mengalir. Pengaturan ketat dilakukan agar antrean tidak terkunci, terutama di persimpangan dan tanjakan yang rawan macet.
Ipda Adi Kurniawan menyampaikan bahwa kepadatan sudah berhasil diurai melalui langkah cepat tersebut.
“Arus sempat padat sepanjang beberapa kilometer, namun berhasil kami urai melalui cara bertindak pengurasan dengan sistem satu arah,” ujarnya.
Rekayasa Lalu Lintas dari Arah Bandung Menuju Garut
Selain mengatur arus dari Garut menuju Bandung, pihak kepolisian juga menerapkan rekayasa bagi kendaraan yang datang dari arah sebaliknya.
Kendaraan dari Bandung menuju Garut dialihkan melalui jalur alternatif untuk menghindari penumpukan di jalur utama. Beberapa rute yang digunakan antara lain jalur lingkar Kadungora dan lingkar Leles.
Pengalihan ini dilakukan agar arus kendaraan tidak saling bertemu di titik rawan macet. Dengan sistem tersebut, jalur utama bisa difokuskan untuk mengurai kendaraan yang keluar dari Garut.
Polisi mengimbau pengendara agar mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan rambu-rambu sementara yang dipasang selama rekayasa berlangsung.
Garut Jadi Magnet Wisata Saat Libur Panjang
Kepadatan kendaraan di jalur Bandung–Garut sering terjadi saat periode liburan. Garut memiliki banyak destinasi wisata yang menarik, mulai dari pemandian air panas, pegunungan, hingga wisata kuliner khas.
Selain wisata, banyak masyarakat juga memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung atau melakukan ziarah keluarga. Kombinasi aktivitas tersebut membuat volume kendaraan meningkat drastis dalam waktu singkat.
Polres Garut menilai bahwa pengaturan lalu lintas harus dilakukan secara dinamis sesuai situasi di lapangan. Sistem one way menjadi salah satu opsi yang bisa diterapkan sewaktu-waktu jika arus sudah terlalu padat.
Imbauan bagi Pengendara agar Perjalanan Aman
Satlantas Polres Garut juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kepadatan lalu lintas sering memicu risiko kecelakaan, terutama jika pengendara memaksakan diri atau tidak sabar.
Beberapa imbauan penting bagi pengguna jalan antara lain:
- Pastikan kondisi kendaraan prima sebelum perjalanan jauh
- Ikuti arahan petugas dan rambu lalu lintas
- Gunakan jalur alternatif jika diarahkan
- Hindari berhenti sembarangan di bahu jalan
- Jaga jarak aman dan tetap tertib dalam antrean
Dengan disiplin pengendara, rekayasa lalu lintas akan lebih efektif dan perjalanan bisa lebih nyaman.
One Way Jadi Solusi Cepat untuk Situasi Padat
Penerapan sistem satu arah di jalur Bandung–Garut menunjukkan kesiapsiagaan Polres Garut dalam menangani lonjakan kendaraan. Rekayasa lalu lintas seperti ini menjadi solusi cepat untuk mencegah kemacetan panjang saat arus wisata meningkat.
Masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa kebijakan one way dilakukan demi kelancaran bersama. Dengan kerja sama antara petugas dan pengendara, kepadatan dapat diurai lebih cepat dan perjalanan tetap aman.
Polres Garut juga memastikan akan terus memantau kondisi arus lalu lintas dan siap menerapkan langkah tambahan jika diperlukan.

Cek Juga Artikel Dari Platform cctvjalanan.web.id
