Harga MinyaKita di Bandung Dipastikan Sesuai Aturan HET

radarbandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga minyak goreng kemasan rakyat, MinyaKita. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan pada April 2026, otoritas memastikan bahwa harga jual di tingkat pedagang pasar tradisional masih terkendali dan mematuhi regulasi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Berikut adalah poin-poin penting terkait stabilitas harga dan pasokan MinyaKita di wilayah Kota Bandung.
Hasil Sidak di Pasar-Pasar Utama Bandung
Tim satgas pangan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pasar besar seperti Pasar Baru, Pasar Kosambi, dan Pasar Sederhana. Hasilnya, mayoritas pedagang menjual MinyaKita sesuai dengan label harga yang tertera pada kemasan, yakni Rp15.700 per liter (sesuai penyesuaian aturan terbaru 2026).
- Pedagang diimbau untuk tidak melakukan praktik bundling atau mewajibkan pembelian barang lain saat membeli MinyaKita.
- Stok di tingkat pengecer terpantau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian warga Bandung.
- Belum ditemukan adanya indikasi penimbunan oleh oknum distributor di wilayah Jawa Barat.
Pengawasan Rantai Distribusi dari Produsen ke Pasar
Kestabilan harga ini tidak lepas dari koordinasi intensif antara Pemerintah Kota Bandung dengan para distributor besar. Disdagin memastikan alur distribusi dari pabrik menuju pasar-pasar tradisional berjalan lancar tanpa hambatan logistik yang berarti.
- Pengawasan dilakukan mulai dari bongkar muat di gudang hingga sampai ke tangan pedagang pasar.
- Distributor diminta untuk melaporkan volume penyaluran secara berkala guna menghindari kelangkaan di titik-titik tertentu.
- Satgas Pangan akan memberikan sanksi tegas bagi pihak yang sengaja menaikkan harga di atas batas kewajaran.
Upaya Menjaga Daya Beli Masyarakat
Pemerintah Kota Bandung memahami bahwa minyak goreng adalah komoditas pokok yang sangat memengaruhi inflasi daerah. Oleh karena itu, menjaga harga tetap stabil merupakan prioritas utama untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar.
- Program pasar murah tetap disiapkan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan permintaan yang mendadak.
- Sosialisasi mengenai HET terus dilakukan agar konsumen mengetahui hak mereka dan berani melaporkan jika menemukan pelanggaran harga.
- Kerja sama dengan BULOG diperkuat untuk memastikan cadangan minyak goreng nasional tetap tersedia bagi warga Bandung.
Imbauan bagi Konsumen dan Pedagang
Warga Bandung diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying) karena stok dipastikan aman untuk beberapa bulan ke depan. Pedagang juga diingatkan untuk tetap menjaga etika bisnis dengan tidak mengambil keuntungan di luar ketentuan yang berlaku.
- Masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pengaduan resmi jika menemukan harga MinyaKita yang jauh di atas HET.
- Pedagam diharapkan tetap memajang label harga secara transparan agar memudahkan konsumen.
- Dukungan masyarakat dalam memantau harga sangat membantu kinerja pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui pengawasan yang konsisten pada pertengahan April 2026 ini, diharapkan harga MinyaKita di Bandung tetap stabil dan terjangkau. Komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mengawal kebijakan HET menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
