Mobilio Tabrak Bus di U-Turn Indramayu, Dua Luka
Kecelakaan Terjadi di Jalan Raya Tambi
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah mobil Honda Mobilio dan Bus Sahabat terjadi di Jalan Raya Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.45 WIB dan sempat mengundang perhatian warga sekitar karena lokasinya berada di jalur utama.
Benturan antara kedua kendaraan terjadi tepat di area u-turn depan SDN 1 Tambi, yang dikenal sebagai titik putar balik kendaraan. Kondisi jalan yang mulai ramai pada pagi hari membuat insiden ini berpotensi mengganggu arus lalu lintas, meski situasi dapat segera dikendalikan oleh petugas.
Dua Orang Mengalami Luka Ringan
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka ringan. Keduanya merupakan pengemudi dan penumpang mobil Honda Mobilio. Korban segera dievakuasi ke RS Zam-zam Jatibarang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, kondisi korban tetap mendapat penanganan medis guna memastikan tidak ada luka serius yang tersembunyi akibat benturan keras.
Keterangan Kepolisian
Kapolsek Sliyeg, Edi Mulyana, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa insiden terjadi pada pagi hari dan langsung ditangani oleh petugas kepolisian setempat.
Menurut Edi, laporan kecelakaan diterima tidak lama setelah kejadian. Petugas kemudian segera menuju lokasi untuk mengamankan area, menolong korban, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di jalur tersebut.
Kronologi Tabrakan di U-Turn
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil Honda Mobilio bernomor polisi E 1402 RT yang dikemudikan Trendy (23), warga Kecamatan Juntinyuat, melaju dari arah Karangampel menuju Jatibarang. Di dalam mobil tersebut terdapat seorang penumpang bernama Nesadiana (20), warga Kecamatan Kertasemaya.
Saat kendaraan melintas di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak Bus Sahabat bernomor polisi E 7552 KC yang dikemudikan Arismanta (36), warga Kecamatan Sliyeg. Bus tersebut diketahui sedang melakukan manuver putar balik di u-turn yang berada di depan sekolah dasar.
Diduga Terlambat Mengerem
Dugaan sementara, pengemudi Mobilio terlambat menginjak rem saat melihat bus yang sedang berputar arah. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari. Mobil menabrak bagian samping badan bus dengan cukup keras.
Akibat hantaman tersebut, bagian depan mobil Honda Mobilio mengalami kerusakan signifikan. Sementara itu, Bus Sahabat mengalami kerusakan ringan di bagian samping, namun masih dalam kondisi stabil dan tidak menimbulkan korban di dalam bus.
Evakuasi Korban dan Kendaraan
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Kedua korban luka ringan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Proses evakuasi berjalan lancar dengan bantuan warga sekitar.
Selain mengevakuasi korban, petugas juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Mobil dan bus dipindahkan ke tepi jalan agar tidak menghambat arus lalu lintas yang mulai meningkat pada pagi hari.
Lalu Lintas Sempat Melambat
Insiden tersebut sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Namun, berkat penanganan cepat dari kepolisian dan partisipasi warga, kondisi lalu lintas kembali normal dalam waktu relatif singkat.
Pihak kepolisian mengimbau pengendara agar tetap waspada, terutama saat melintasi area u-turn yang rawan kecelakaan. Kehati-hatian ekstra sangat diperlukan, terutama pada jam-jam pagi ketika jarak pandang dan konsentrasi pengemudi masih belum optimal.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan terhadap pengemudi, saksi di lokasi, serta kondisi kendaraan dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara akurat.
Kepolisian juga mengingatkan pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengurangi kecepatan saat mendekati titik rawan kecelakaan seperti putar balik dan persimpangan.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan di jalan raya. Manuver kendaraan besar seperti bus membutuhkan ruang dan waktu lebih panjang, sehingga pengendara lain diharapkan dapat mengantisipasi pergerakan tersebut.
Dengan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, diharapkan angka kecelakaan di jalur-jalur utama Indramayu dapat ditekan dan keselamatan pengguna jalan semakin terjaga.
Baca Juga : Farhan Belum Temukan Dana Kompensasi Sopir Angkot
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : capoeiravadiacao

