Patroli Malam Bandung Sikat Balap Liar Pasupati
radarbandung.web.id Upaya menjaga keamanan Kota Bandung kembali diperkuat melalui patroli malam yang digelar jajaran Polrestabes Bandung. Dalam operasi tersebut, Tim 3 Prabu Lodaya Presisi mengamankan belasan sepeda motor yang diduga hendak digunakan untuk aksi balap liar di kawasan Flyover Pasupati atau Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk meredam aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat.
Kegiatan penindakan berlangsung dini hari ketika petugas menemukan sekelompok pengendara yang berkumpul di sekitar Jalan Riau. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman di lapangan, kendaraan-kendaraan tersebut diduga kuat akan digunakan untuk balapan liar. Seluruh motor kemudian diamankan ke Markas Komando Polrestabes Bandung untuk proses penilangan serta pemeriksaan lebih lanjut.
Balap Liar Masih Jadi Ancaman Ketertiban
Fenomena balap liar bukan hal baru di sejumlah kota besar, termasuk Bandung. Kawasan flyover yang memiliki lintasan panjang dan relatif sepi pada malam hingga dini hari sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan aksi adu kecepatan. Selain membahayakan pelaku, kegiatan ini juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain yang melintas.
Polisi menilai, balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa. Aktivitas tersebut kerap memicu potensi kecelakaan serius, gangguan ketertiban umum, hingga konflik antar kelompok. Karena itu, pendekatan yang dilakukan bukan hanya penindakan, tetapi juga pencegahan melalui patroli rutin dan pengawasan intensif di titik-titik rawan.
Patroli Presisi Diperkuat
Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, mewakili Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono, menegaskan bahwa patroli malam akan terus diintensifkan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
Menurutnya, pendekatan yang diterapkan mengedepankan prinsip Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Artinya, patroli dilakukan berdasarkan pemetaan titik rawan, respons cepat terhadap laporan masyarakat, serta tindakan tegas yang tetap sesuai prosedur hukum.
“Balap liar sangat membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, patroli akan terus ditingkatkan untuk memastikan keamanan Kota Bandung tetap terjaga,” ujar AKBP Asep Saepudin.
Respons Masyarakat dan Harapan Keamanan Kota
Keberadaan patroli rutin di malam hari mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan flyover dan pusat kota. Aktivitas balap liar selama ini sering menimbulkan kebisingan serta rasa khawatir, terutama bagi pengendara yang melintas pada jam rawan.
Banyak warga berharap langkah tegas seperti ini tidak hanya bersifat insidental, melainkan berkelanjutan. Konsistensi penegakan hukum diyakini dapat memberikan efek jera sekaligus mengurangi potensi pelanggaran serupa di masa mendatang.
Selain patroli, edukasi kepada kalangan remaja dan komunitas otomotif juga dinilai penting. Pendekatan persuasif melalui sosialisasi keselamatan berkendara dapat menjadi solusi jangka panjang agar energi dan minat otomotif generasi muda dapat disalurkan ke jalur yang lebih positif, seperti kompetisi resmi atau kegiatan otomotif yang terorganisir.
Penegakan Hukum dan Efek Jera
Seluruh sepeda motor yang diamankan kini berada di Mako Polrestabes Bandung untuk proses hukum sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. Pemilik kendaraan dikenakan sanksi tilang sebagai bentuk penegakan hukum atas dugaan pelanggaran.
Kepolisian menegaskan bahwa langkah ini bukan semata-mata untuk menghukum, tetapi juga memberikan efek jera. Dengan adanya penindakan tegas, diharapkan para pelaku berpikir ulang sebelum kembali melakukan aksi serupa yang berisiko tinggi.
Upaya ini juga menjadi pengingat bahwa ruang publik harus digunakan secara bertanggung jawab. Jalan raya diperuntukkan bagi mobilitas masyarakat, bukan sebagai arena adu kecepatan yang membahayakan banyak pihak.
Komitmen Jaga Bandung Tetap Kondusif
Polrestabes Bandung memastikan patroli malam akan terus digelar secara berkala, terutama pada akhir pekan dan jam-jam rawan. Pemetaan wilayah rawan balap liar akan terus diperbarui berdasarkan laporan masyarakat serta hasil evaluasi internal.
Dengan kombinasi patroli intensif, penindakan tegas, serta edukasi kepada masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan secara signifikan. Kota Bandung sebagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan wisata membutuhkan rasa aman yang konsisten agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir.
Langkah yang dilakukan Tim Prabu Lodaya menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di ruang publik. Ke depan, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar fenomena balap liar tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan kota.

Cek Juga Artikel Dari Platform podiumnews.online
