Wali Kota Bandung Farhan Angkat Bicara Soal Kasus Korupsi Wakilnya, Ini Penjelasan Lengkapnya
radarbandung.web.id Pemerintah Kota Bandung akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi mengenai status Wakil Wali Kota Bandung, M. Erwin, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi. Keputusan ini menimbulkan perhatian besar dari publik karena posisi wakil wali kota memiliki peran penting dalam berbagai aspek pelayanan dan pengambilan kebijakan di tingkat daerah. Di tengah ramainya pemberitaan, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, merasa perlu memberikan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan informasi langsung dari sumber resmi.
Dalam pernyataannya, Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung sepenuhnya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan aparat. Ia menyampaikan bahwa setiap tindakan yang berkaitan dengan penyelidikan atau penetapan status hukum merupakan kewenangan penuh aparat penegak hukum. Pemerintah daerah tidak akan mencampuri proses tersebut dan memilih untuk mengikuti seluruh tahapan sebagaimana mestinya.
Menjaga Stabilitas Pemerintahan di Tengah Sorotan Publik
Farhan menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas pemerintahan. Ia sangat memahami bahwa isu hukum yang menimpa pejabat daerah dapat memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait jalannya roda pemerintahan. Namun, Farhan memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan normal dan tidak ada program yang terhambat akibat perkembangan kasus tersebut.
Ia menjelaskan bahwa seluruh jajaran Pemkot Bandung sudah diarahkan untuk tetap bekerja seperti biasa. Semua program pembangunan, pelayanan administrasi, hingga pengelolaan urusan sosial masyarakat harus tetap bergerak tanpa gangguan. Menurut Farhan, pemerintah memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat dan situasi seperti ini tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pelayanan.
Komitmen Terhadap Transparansi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Dalam pernyataannya, Farhan menyampaikan bahwa Pemkot Bandung tetap berkomitmen menjalankan prinsip good governance. Kasus yang melibatkan pejabat pemerintah, menurutnya, harus dipandang sebagai bagian dari upaya membangun sistem pemerintahan yang lebih bersih dan akuntabel. Ia menyebutkan bahwa jika ada dugaan pelanggaran hukum, maka proses penegakan hukum harus berjalan tanpa hambatan demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Farhan juga menegaskan pentingnya asas praduga tak bersalah. Meskipun status tersangka telah diberikan kepada Wakil Wali Kota, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Dalam era informasi yang sangat cepat seperti saat ini, Farhan mengingatkan bahwa penyebaran rumor atau opini yang belum terverifikasi dapat merugikan banyak pihak dan mengaburkan fakta sebenarnya.
Membangun Komunikasi Publik yang Kuat dan Terarah
Menanggapi berkembangnya opini publik, Farhan memastikan bahwa Pemkot Bandung akan terus menjaga komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah berkomitmen memberikan informasi resmi agar warga dapat mengetahui perkembangan terkini tanpa harus bersandar pada berita simpang siur. Farhan percaya bahwa keterbukaan informasi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik di tengah situasi sensitif seperti ini.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Bandung yang tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu liar. Menurutnya, kedewasaan masyarakat dalam merespons situasi hukum menunjukkan bahwa publik semakin paham mengenai proses tata kelola pemerintahan. Farhan berharap kondisi kondusif ini dapat terus terjaga hingga proses hukum selesai dijalankan oleh pihak berwenang.
Prioritas Tetap: Pelayanan Publik dan Stabilitas Kota
Meski isu ini menyita perhatian, Farhan kembali menegaskan bahwa Pemkot Bandung tidak akan membiarkan situasi tersebut menghambat agenda utama pemerintah. Pelayanan publik tetap ditempatkan sebagai prioritas. Semua perangkat daerah telah diberikan arahan jelas untuk menjaga kinerja, memastikan tidak ada kekosongan jabatan, dan menjamin masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik.
Ia juga menegaskan bahwa mekanisme internal pemerintah sudah diatur sedemikian rupa agar fungsi pemerintahan tetap berjalan lancar meskipun ada pejabat yang tengah menghadapi proses hukum. Dengan langkah yang terstruktur, pemerintah berupaya menjaga ritme kerja tetap stabil sehingga tidak mengganggu dinamika kota.
Penutup: Pemerintah Tetap Berjalan, Pelayanan Tetap di Utamakan
Sebagai penutup, Farhan kembali mengajak masyarakat untuk melihat proses hukum ini secara objektif dan tidak terpengaruh oleh spekulasi. Ia memastikan bahwa Pemkot Bandung tetap beroperasi seperti biasa, tetap melayani, dan tetap menjaga stabilitas kota. Pemerintahan, menurutnya, tidak boleh berhenti hanya karena adanya tantangan internal.
Dengan sikap tegas namun tetap santai, Pemkot Bandung ingin menunjukkan bahwa birokrasi modern harus mampu menghadapi dinamika apa pun tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat. Proses hukum berjalan pada jalurnya, dan pemerintahan tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi warga Bandung.

Cek Juga Artikel Dari Platform petanimal.org
