Wali Kota Bandung Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Kosambi
Wali Kota Bandung Tinjau Pasar Kosambi
Pemerintah Kota Bandung terus melakukan langkah aktif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan ke Pasar Kosambi. Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi stok pangan tetap aman serta harga kebutuhan pokok masih berada dalam batas wajar.
Pasar Kosambi dipilih karena merupakan salah satu pasar tradisional utama di Kota Bandung yang menjadi rujukan harga bagi masyarakat. Dengan meninjau langsung aktivitas jual beli di lapangan, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pasar sekaligus merespons potensi gejolak harga secara lebih cepat dan akurat.
Harga Kebutuhan Pokok Masih Terkendali
Dalam kunjungannya, Wali Kota Bandung menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi masih berada dalam kondisi terkendali. Harga sejumlah komoditas utama dinilai masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang telah ditetapkan. Hal ini menjadi indikator bahwa mekanisme pasar masih berjalan relatif stabil meskipun permintaan masyarakat mengalami peningkatan.
Beberapa komoditas yang menjadi perhatian utama antara lain beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga bahan-bahan tersebut masih berada pada kisaran yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Kondisi ini dinilai cukup menggembirakan di tengah kekhawatiran akan lonjakan harga menjelang akhir tahun.
Ketersediaan Pasokan Dinilai Aman
Selain harga, aspek ketersediaan pasokan juga menjadi fokus utama dalam kunjungan tersebut. Farhan menyampaikan bahwa suplai bahan pangan, khususnya minyak goreng, berada dalam kondisi sangat baik. Ketersediaan pasokan yang mencukupi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.
Pemerintah Kota Bandung menilai bahwa kelancaran distribusi dari penyuplai ke pasar tradisional berperan besar dalam mencegah kelangkaan. Dengan pasokan yang terjaga, potensi lonjakan harga akibat kekurangan barang dapat diminimalkan. Kondisi ini memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kenaikan Harga Masih dalam Batas Wajar
Meski secara umum harga terkendali, Wali Kota Bandung mengakui adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas. Kenaikan tersebut dinilai terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat, terutama pada periode tertentu. Namun demikian, kenaikan harga tersebut masih berada dalam batas yang dapat diperkirakan dan tidak bersifat ekstrem.
Menurut Farhan, dinamika harga merupakan hal yang wajar dalam mekanisme pasar, khususnya ketika permintaan meningkat. Yang terpenting adalah kenaikan tersebut tidak menimbulkan gejolak yang memberatkan masyarakat. Pemerintah daerah terus memantau pergerakan harga agar lonjakan yang tidak wajar dapat segera diantisipasi.
Program MBG Tidak Ganggu Pasokan Pasar
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menegaskan bahwa penyaluran bahan pangan untuk program MBG tidak mengganggu pasokan kebutuhan masyarakat di pasar. Program ini memperoleh bahan pangan langsung dari penyuplai, sehingga tidak mengurangi ketersediaan barang yang beredar di pasar tradisional.
Justru, menurutnya, adanya program tersebut mendorong peningkatan volume suplai secara keseluruhan. Dengan demikian, kebutuhan program pemerintah dan kebutuhan masyarakat umum dapat terpenuhi secara bersamaan. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara program sosial dan stabilitas pasar.
Harapan Terhadap Kondisi Cuaca
Wali Kota Bandung juga menyinggung faktor cuaca sebagai salah satu variabel penting dalam menjaga stabilitas harga pangan. Ia berharap kondisi cuaca ekstrem telah berlalu sehingga tidak mengganggu masa panen sejumlah komoditas hortikultura, seperti cabai, bawang merah, dan berbagai jenis sayuran.
Cuaca yang lebih bersahabat diharapkan mampu mendukung produksi pertanian dan menjaga pasokan tetap lancar. Dengan pasokan yang stabil dari daerah produsen, harga di tingkat konsumen dapat lebih terkendali. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan produksi dan distribusi pangan.
Peran Pasar Tradisional dalam Stabilitas Harga
Pasar tradisional seperti Pasar Kosambi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan. Pasar ini menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli secara langsung, sehingga mencerminkan kondisi riil harga di lapangan. Pemerintah daerah memandang pentingnya menjaga ekosistem pasar tradisional agar tetap sehat dan berdaya saing.
Dengan harga yang transparan dan pasokan yang cukup, pasar tradisional dapat menjadi penyeimbang di tengah keberadaan pasar modern. Kunjungan langsung pejabat daerah juga dinilai dapat memberikan rasa aman bagi pedagang dan pembeli, sekaligus menunjukkan kehadiran pemerintah dalam menjaga kepentingan masyarakat.
Komitmen Pemkot Bandung Jaga Daya Beli
Melalui kunjungan ini, Pemkot Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga daya beli masyarakat. Stabilitas harga pangan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kesejahteraan warga, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar dapat diakses dengan harga yang wajar.
Pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari langkah preventif. Selain itu, koordinasi dengan dinas terkait dan pelaku usaha pangan akan diperkuat agar setiap potensi gangguan pasokan atau lonjakan harga dapat ditangani sejak dini.
Menjaga Kondisi Ekonomi Tetap Kondusif
Dengan harga dan pasokan yang relatif stabil, Pemkot Bandung berharap situasi ekonomi kota tetap kondusif. Kunjungan ke Pasar Kosambi menjadi salah satu bentuk pendekatan langsung pemerintah dalam menjaga stabilitas tersebut. Pemerintah daerah menilai bahwa langkah-langkah antisipatif lebih efektif dibandingkan tindakan reaktif setelah gejolak terjadi.
Ke depan, Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus memantau kondisi pasar, memperkuat distribusi pangan, serta memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Dengan sinergi antara pemerintah, pedagang, dan penyuplai, stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kota Bandung diharapkan tetap terjaga secara berkelanjutan.
Baca Juga : Pemkot Bandung Prioritaskan Stabilitas Harga Pangan
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : beritapembangunan

